News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Menteri Agama Khilaf…Ah,…Jokowi Salah Pilih Menag

Menteri Agama Khilaf…Ah,…Jokowi Salah Pilih Menag

Menteri Agama Khilaf…Ah,…Jokowi Salah Pilih Menag
(Foto/Fachrul Razi)

Oleh: Silvester Detianus Gea

Pemilihan Plt. Bimas Katolik sempat menjadi topik utama dan viral di bebagai media sosial. Banyak netizen, terutama  umat Katolik mempertanyakan pemilihan Plt. Bimas Katolik yang dijabat oleh seorang yang beragama Islam. Menurut mereka hal tersebut tidak wajar dan tidak lazim, bahkan tidak pernah terjadi sebelumnya. Seperti kita ketahui, sebelumnya, Plt. Bimas Katolik dijabat oleh H. Muhammadiyah Amin, yang kemudian diganti oleh H. Muhammad Nur Kholis Setiawan.

Menteri Agama Fachrul Razi menetapkan Plt. Bimas Katolik dijabat oleh H. Muhammadiyah Amin sejak bulan Juli 2019 setelah Drs. Eusabius Binsasi memasuki masa pensiun. Benarkah pemilihan Plt. Bimas Katolik dari agama lain sesuai aturan?. Atau tindakan ini hanyalah permainan belaka?.  Mungkinkah ada tujuan terselubung?. Tidak adakah orang Katolik yang berkompeten menduduki jabatan itu?.

Pemilihan Plt. Bimas Katolik dari agama lain merupakan tindakan aneh. Sebab, sebelumnya tidak ada Plt. Bimas Agama lain, diisi oleh orang yang beragama Katolik. Jadi sebenarnya apa maksud Menteri memilih Plt. Bimas Agama Katolik dari agama Islam?. Mengapa baru minta maaf setelah viral tindakan tidak wajar ini? Apakah itu sekedar khilaf…ah, masa sih?. Jika hal ini dianggap wajar atau sesuai aturan, maka kita menunggu kapan Plt. Bimas Islam dijabat oleh orang Katolik. 

Bercermin dari kasus tersebut, kita dapat menduga bahwa ada yang tidak beres dalam lingkungan Kementerian Agama. Sejak, Fachrul Razi menjadi Menteri Agama banyak masalah dan kasus-kasus keagamaan seolah-olah dibiarkan. Mungkinkah itu dipengaruhi oleh sikap khilaf yang disampaikan oleh berbagai media?. Atau jangan-jangan khilaf ini omong kosong sama dengan pernyataannya bahwa 'Beliau Menteri Semua Agama'?.

Saya rasa, kita harus melihat lebih jauh, apa sebenarnya yang sedang dikerjakan oleh Menteri Agama yang berdampak kepada umat beragama di Indonesia. Jika tidak ada, maka benar kata sebagian besar netizen, bahwa beliau layak diganti.

*Penulis adalah Wartawan KOMODOPOS.COM, Pernah menulis buku bersama Bernadus Barat Daya berjudul “MENGENAL TOKOH KATOLIK INDONESIA: Dari Pejuang Kemerdekaan, Pahlawan Nasional Hingga Pejabat Negara” (2017), Menulis buku berjudul "MENGENAL BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL SUKU NIAS" (2018), kontributor website Media Dialogika Indonesia (Madilog.id), kontributor website Societasnews.id, Author JalaPress.com, dan mengajar di salah satu sekolah (2019-sekarang). Penulis dapat dihubungi melalui email: detianus.634@gmail.com atau melalui Facebook: Silvester Detianus Gea. Akun Kompasiana: https://www.kompasiana.com/silvesterdetianusgea8289

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar