News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Warga Negara Indonesia Bekas ISIS Diizinkan ke Indonesia? Ini Kata Netizen…

Warga Negara Indonesia Bekas ISIS Diizinkan ke Indonesia? Ini Kata Netizen…

Warga Negara Indonesia Bekas ISIS Diizinkan ke Indonesia? Ini Kata Netizen…
(Foto/Ilustrasi)


Beberapa hari ini berbagai media memberitakan tentang dipulangkannya warga negara Indonesia yang pernah ikut bergabung dengan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi diduga memberi fasilitas agar warga Negara Indonesia yang pernah bergabung dengan ISIS agar pulang ke Indonesia.

Banyak netizen menyampaikan tanggapan terhadap rencana Menag tersebut. Ada yang  menyayangkan keputusan Menag yang mengizinkan warga Negara Indonesia yang pernah bergabung dengan ISIS pulang ke Indonesia. Mereka mengungkapkan kekhawatiran mereka, terutama terkait ke stabilan nasional. Karena akhir-akhir ini banyak terjadi aksi-aksi intoleransi dan radikalis. 

Menurut mereka Menag sebelumnya, lebih tepat dalam mengambil keputusan untuk menolak warga Negara Indonesia yang pernah bergabung dengan ISIS. Oleh sebab itu, netizen meminta supaya Menag saat ini berpikir ulang dalam mengambil keputusan.

Setelah beredar berita tersebut, muncul berita lain yang mengatakan bahwa Menag tidak pernah mengizinkan warga Negara Indonesia yang pernah bergabung dengan ISIS pulang ke Indonesia. Dalam berita tersebut ditulis bahwa Menag memberikan klarifikasi mengenai berita yang beredar. Entah mana yang benar?. Hanya Menag dan jajarannya yang tahu.

Sebagai bagian dari masyarakat saya merasa bahwa keputusan menag tidak tepat. Menurut saya tidak tepat jika warga yang pernah bergabung dengan ISIS diizinkan kembali ke Indonesia. Alasannya sederhana, karena mereka tidak lagi memiliki sikap nasionalisme dan patriotisme. Terlebih, otak mereka telah dicuci untuk menolak segala bentuk ideologi yang berbeda dengan mereka. Jika mereka diizinkan pulang, maka ini akan menjadi ancaman besar bagi bangsa Indonesia. Apalagi tidak ada penanganan khusus yang diberikan oleh pemerintah.

Seandainya rencana Menag benar-benar dilaksanakan, maka sebaiknya Menag membuka sekolah khusus untuk bekas anggota ISIS, yakni sekolah berbasis kebangsaan. Fungsi dari sekolah ini adalah untuk mengajarkan tentang ideologi Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Sekiranya tidak ada solusi dan hanya sekedar dipulangkan, maka masyarakat Indonesia bersiap-siap, bangsa kita diambang kehancuran seperti yang terjadi di Timur Tengah.**


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar