News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ada Suku Ndawa di Pulau Nias? Sejak Kapan?

Ada Suku Ndawa di Pulau Nias? Sejak Kapan?


Ada Suku Ndawa di Pulau Nias? Sejak Kapan?


ZiarahNews.com-Nias-Sejak kemarin jagat media sosial terutama grup-grup facebook masyarakat Nias penuh dengan surat yang berisi hasil musyawarah tentang batas tanah Adat ‘Suku Ndawa’ dan Desa Sihene Asi. Surat itu berisi keputusan tentang batas tanah, yang ditandatangani oleh masyarakat setempat. Dalam surat tersebut disebutkan beberapa nama pejabat desa yaitu Martinusman Jaya Gea dan Dili’aro Gea. Adapun surat yang dibuat ditandatangani antara lain Sufrin Tanjung dan Muzmin Tanjung.

Akun facebook Ingati Ingat meminta kepada kawan-kawan yang ada di grup untuk memberikan pendapat, saran, dan tanggapan. “Mohon kepada kawan-kawan di fb, izin bertanya sejak kapan suku ndawa ada di pulau Nias, mohon izin pendapat, saran, tanggapan di media sosial”, tulis akun Ingati Ingat. Tak lama kemudian status akun Ingati Ingat ini tersebar luas dan menjadi buah bibir netizen di berbagai grup.


Hal yang menjadi sorotan banyak netizen adalah ‘Suku Ndawa’. Seperti diketahui di pulau Nias hanya ada Suku Nias dan beberapa suku pendatang seperti Suku Jawa, Minang, Batak, Bugis, dan lain sebagainya. Namun tidak pernah ada Suku Ndawa. Masyarakat Nias mempertanyakan tentang eksistensi dan keberadaan Suku Ndawa karena suku tersebut tidak pernah ada dalam sejarah Ono Niha. Banyak netizen yang menyampaikan bahwa di Nias tidak ada suku bernama Suku Ndawa. Netizen berharap organisasi masyarakat Nias dan tokoh masyarakat Nias mengusut asal usul kemunculan suku ‘siluman’ ini.

“Pulau Nias itu hanya ada satu suku yaitu Suku Nias. Di luar dari Suku Nias itu pendatang dari luar, jadi untuk warga Ono Niha yang berada di daerah tersebut jangan takut untuk melawan ‘Suku Ndawa’ yang ada di daerah kalian, sebab kalian tidak sendiri kalau perlu musnahkan biar tidak menjadi pengacau generasi selanjutnya”, tulis akun facebook Yulius Tafona’o dalam grup Forum Diskusi Cakada Pulau Nias 2020. Selain itu, netizen lain juga menyampaikan keprihatinannya terkait ‘Suku Ndawa’. “Alai nalo tobali tano ndrawa dano niha andre”, tulis akun facebook Fulgensius Septianus Buulolo.

Wartawan ZiarahNews.com mencoba menghubungi salah seorang penulis buku tentang budaya dan kearifan lokal Suku Nias, yaitu Silvester Detianus Gea. Menurut Silvester Detianus Gea, Suku Ndawa tidak pernah ada di Nias. Oleh sebab itu, perlu ditelusuri siapa yang membuat Suku Ndawa dan nenek moyang mereka siapa. Ia berharap organisasi yang ada di Nias dan tokoh adat, harus bergerak melawan gerakan-gerakan yang ingin merusak tatanan sosial adat masyarakat Nias.

“Suku Ndawa tidak pernah ada di pulau Nias. Jika ada, maka perlu ditelusuri suku ini buatan siapa, dan siapa nenek moyang mereka. Organisasi masyarakat dan tokoh ada perlu bersuara melawan segala bentuk dan upaya untuk merusak tatanan sosial dan adat Suku Nais”, kata Silvester. (Fidin)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar