News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

ALAM dan MANUSIA

ALAM dan MANUSIA

(Foto/ ALAM dan MANUSIA)


Oleh: Gertruda Yalinia Hia

Saya mencoba mencoret alas kata sambil memiringkan kepala

Mencoba menerawang sesuatu yang belum pasti

Alam dan Manusia. Hubungan yang sangat fundamental

Alam bertumbuh dan berkembang tanpa harus menghakimi dan meminta balasan

Silakan nikmati aku (kata alam dalam hati)

Tak lama kemudian manusia bertindak, bersikeras untuk memiliki alam sepenuhnya tanpa mengasihinya.


Manusia terlalu egois menikmati alam

Manusia seperti Tuhan tanpa meminta permisi, begitu kejamnya manusia

Alam sering menunjukkan kejenakannya tapi manusia tidak menyadarinya

Semakin menarik, tapi kapan ya manusia berhenti merusak alam

Sepertinya pernyaatanku salah besar, ya peradaban manusia tidak akan berhenti di tengah kota tanpa menjajah sang tuan alam

Manusia terlalu mengekang alam yang begitu lugu  untuk dinikmati keindahannya

Manusia belum memiliki pikiran dan batin yang suci, kesuciannya hanya semata wayang untuk menikmati imajinasi surga

Coba renungkanlah alam pernah menuntut manusia 

Saya tak pantas memandangmu

Saya tak pantas menikmatimu

Saya setiap hari ingin menyingkirkanmu demi bisnisku yang katanya lebih menggiurkan daripadamu

Daripadamu kutemukan beribu kehidupan 

Saya sering melupakan untuk merawatmu dengan dalil aku sibuk

Saya bisa merasakan seni kehidupan tiap engkau bersahabat denganku

Senyum abadimu tidak pernah pudar untuk musim yang berganti-ganti

Selalu menyapa, walaupun kadang bagiku kaulah bencana 

Kau tumbuh tanpa menghakimi manusia

 

Terimakasih semesta

Saya ingin tidak ada sekat diantara kita, menghirupmu seolah-olah sedang bercinta denganmu

Mungkin saja engkau menangis melihatku yang sebrono meninggalkanmu dan merusakmu 

Dan ternyata saya tidak bisa hidup tanpamu

Kebahagiaan sebuah rasa kepuasaaan adalah ketika mencintaimu

Terima kasih alam.

*Penulis adalah mahasiswi semester VI-Universitas Bhayangkara-Jakarta

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar